Who iam

Terkadang Angkuh
seperti badai yang selalu akan menghancurkan
kadang tersisih
seperti debu dan pasir yang tersapu

Apakah aku badai
ataukah hanya sebagai debu
sebuah pertanyaan kecil
yang sulit untuk ku jawab

mengingat suara tawa
tertuju kepada orang
mengingat air mata
yang meratapi kerasnya hidup

apakah aku terhebat
ataukah aku yang paling terhina
aku seakan tidak mengenali diriku sendiri
bagai amnesia yang menyelubungi
mata hati dan pikiranku

aku hanya bisa berharap
aku datang dengan membawa perubahan
pergipun dengan meninggalkan kesan
tanpa harus bertanya kepada siapapun
siapakah aku yang sebenarnya
karena mungkin hanya jawaban kemunafikan
yang kudapatkan

baik buruknya
megah atau hinanya
biarkan dunia yang menilai..

pesan gw

sesuatu yang datang
tak pernah terlakkan untuk menghilang
sesuatu yang hilang
bukan berarti sirna
seperti kawan
satu per satu akan hilang
tetapi kata kawan takan pernah musnah
seperti aku
pertikaian,kesalah pahaman, dan ketidak cocokan
adalah hal yang lumrah
bukan berarti perceraian
melainkan awal dari keakraban
rangkul persahabatan, ikat tali persaudaraan
walau nyatanya satu ketika
akan hilang perlahan
sambutlah ketika datang
relakan ketika dia menghilang
karna didunia ni takan ada yang abadi
tinggi rendah, kaya miskin, hitam putih,atau lainnya
hanyalah status dunia
sesuatu kerelatifan yang sangat picik untuk di agungkan
tetapi untuk sebuah kata, persahabatan, persaudaraan,
"semua insan tlah memilikinya"

Life is beatiful if we have the big family

rhey 08-07-2006 at 07:22 AM

Diruag tamu rumahnya

Segelas teh manis di meja tamu
Belum ku sentuh meski ulang kali kau persilahkan
Berapa bibir telah menempel di kacanya,mengusikku
menunda lepaskan dahaga
Menjadi kenangannya kah?
Atau sekedar perjalanan sendu?
Bicarakan jujur padaku
Tentang arti membuka pintu masa lalu
Jangan paksa gelas berdiri murung
Menatapku penuh pengharapan!

satu malam di bulan november

merampungkan kegelisahan takkan pernah usai. ini pun bagian
dalam merentang jarak. memastikan setiap langkah adalah
keangkuhan yang memakukan setiap detak tanpa keraguan.
adakah bias yang menapak bila terhenti di tengah jalan?
takkan ada. terus mengoyak hari menyeruduk memaki setiap
detak ini biar tak padam.

tergerak dalam pusaran masa dan kita terus melangkah
kedepan. tak pernah mundur. lalu buat apa memuja masa lalu?
hanya romantisme picisan yang memaksa untuk mengulang,
sedang keadan jauh berubah. bukan, sekali lagi bukan hendak
meremehkan sejarah, hanya detak jarum maju yang terus
berputaran. masihkah terpaku dalam lamunan dulu.

wahai malam... aku mulai muak denganmu yang menerka setiap
peluk untaian menikam satu cerita. tak kunjung meraih malah
menerka setiap pojok yang aku jabarkan merangsang maju
untuk melengkungkan ia punya lalu seseorang merengkuh
bayang yang menciptakan siluet. memancarkan bayang indah di
balik kelambu dan taukah kau siapa yang bersembunyi dan
me-reka semua ini .."aku".

perputaran yang mendadak itu jujur mengagetkanku,
perputaran yang mendadak itu jujur bikin aku limbung
sadarkan fluktuasiku. angin lalu pun bersimpuh mungkin beri
restu. dan kau lihat aku di sini terbatuk dalam tawaku...

irisan silet mentasbih wangikan musim olesan pengkait detak
penuhi janji, kelokkan untaian garis itu terjelas dimana
ujung dimana pangkal. putaran yang tertingal basi perikan
asamnya, meretas matahari mengutuk malam yang esok akan
tentu hadir lagi.

hal yang terbaik

kadang kita semua bingung
tentang hal yang terbaik yang pernah kita lakukan
sadar atau tidak
sudah menjadi satu penilaian kepada orang yang melihatnya

tapi......
apakah kita sadar akan hal itu
apakah kita tau bahwa yang kita lakukan itu adalah baik
atau tidak

pada dasarnya, semua orang
tidak akan pernah mengetahui
hal yang mereka anggap baik dan yang tidak baik
tetapi setiap manuasia akan berusaha selalu baik
dihadapan manusia yang lain
walaupun.......
apa yang orang lain nilai itu berbeda

cobalah untuk memahami
tentang hal-hal yang terbaik yang ada dalam diri kita
tetapi dengan berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik
itu sudah merupakan hal yang terbaik
yang pernah kita lakukan
terhadap siapa, apa, dan dalam keadaan apapun